Biologi sel dan molekuler merupakan studi tentang sel dan
makromolekul (DNA, RNA, protein, lipid, karbohidrat) yang menentukan struktur
dan fungsinya. Sel
merupakan bagian
terkecil dari tubuh makhluk hidup baik secara struktural maupun fungsional. Beberapa organisme
hanya terdiri atas satu sel, sementara organisme lainnya terdiri atas trilyunan
sel. Biologi sel difokuskan pada struktur dan fungsi dari suatu sel, mulai dari
sifat-sifat umum yang dimiliki oleh semua sel sampai dengan fungsi yang sangat
khusus yang dimiliki oleh sel-sel khusus.
Saat
ini pesatnya perkembangan ilmu biologi sel sangat membantu para ahli biologi sel dan
molekuler
untuk dapat memahami berbagai aktivitas
kehidupan organisme yang sangat komplek seperti metabolisme, pertumbuhan,
diferensiasi, kebakaan dan juga evolusi baik pada tingkat selular ataupun
molekular. Area
yang paling penting di mana biologi sel dan molekuler sangat berperan dalam bidang kedokteran adalah
genetika. DNA kita berada di dalam inti sel. Ini berarti semua penelitian
mengenai genetika manusia akan kembali kepada kajian tentang sel. Dewasa ini,
tidak ada bidang kajian kedokteran, farmasi, kelautan, pertanian, maupun peternakan yang tidak melibatkan
kajian tentang genetika. Kemampuan untuk memetakan genom manusia dan kemampuan
untuk memanipulasi genetik manusia telah membuka wawasan baru dalam bidang
kedokteran dan penelitian kedokteran. Semua itu berpulang pada penelitian
mengenai biologi sel dan molekuler.