Modul E-Learning ini mempelajari dan membahas tentang beberapa konsepsi dasar konflik dan konsensus. setelah mempelajari modul E-Learning ini diharapkan dapat memenuhi beberapa target capaian pembelajaran yang sudah ditentukan.
CAPAIAN
PEMBELAJARAN:
a.
Menguasai
konsep teoretik dalam teori politik dan pemerintahan yang terkait dengan
kekuasaan (ekspresi bekerjanya kekuasaan dan implikasinya) yang berkembang
dalam masyarakat;
b.
Menguasai
teknik verifikasi konsep-konsep politik dan pemerintahan untuk memahami bekerjanya kekuasaan dalam realitas empiris;
c.
Menguasai
substansi fatsun politik untuk memahami perilaku politik.
d.
Mampu
mengidentifikasi, mengklasifikasi dan mensistemasisasi masalah politik yang berkembang dalam masyarakat dari pemerintahan suatu
negara;
e.
Mampu
merumuskan pilihan-pilihan pemecahan masalah dalam bidang politik dan
pemerintahan, termasuk kekuatan dan kelemahan setiap pilihan, yang dapat
dijadikan sebagai dasar dalam proses pengambilan kebijakan;
f.
Mampu
membandingkan praktek politik dan pemerintahan suatu negara, baik dimensi
spasial (antar daerah, antarnegara, antarkomunitas, dan antarindividu) maupun
dalam dimensi waktu;
g.
Mampu
membangun konsensus (consensus building) dalam proses politik dan pemerintahan;
h.
Mampu
menganalisis persoalan politik dan pemerintahan dengan berbagai teknik
analisis.
i.
Mampu
menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks
pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan
bidang keahliannya;
j.
Mampu
mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang
keahliannya, berdasarkan hasil analisis terhadap informasi dan data;
k.
Mampu
menjelaskan konsep-konsep pemikiran politik Sam Ratulangi yaitu tentang
keunggulan kawasan Pasifik sebagai center of gravity dan letak strategis
Sulawesi Utara di Pasifik.
l.
Mampu
menjelaskan tentang masalah-masalah wilayah perbatasan dgn negara lain,
khususnya pengelolaan wilayah perbatasan terkait : 1. Potensi Sumber Daya ; 2.
Masalah Batas Wilayah Laut ; 3. Masalah Terorisme.
Mampu menjelaskan proses demokratisasi dan
politik dalam perspektif budaya lokal di Sulawesi Utara.